Pernah mengambil handuk setelah mandi, tetapi rasanya justru terlalu tipis, kasar, atau membutuhkan waktu lama untuk mengeringkan tubuh? Pengalaman sederhana ini menunjukkan bahwa memilih handuk bukan hanya soal warna.
Bahan, struktur kain, dan ketebalannya menentukan kenyamanan sehari-hari. Yuk, kenali bahan handuk yang bagus agar Anda lebih mudah menemukan pilihan yang sesuai.
Perlu diketahui: Bahan bukan satu-satunya penentu kualitas handuk. Perhatikan juga kerapatan kain dalam satuan g/m² karena angka ini berpengaruh terhadap ketebalan, daya serap, bobot, dan kecepatan pengeringan handuk.
Apa bahan handuk yang bagus?
Handuk tersedia dalam berbagai pilihan bahan. Setiap bahan memiliki karakteristik berbeda yang memengaruhi daya serap, kelembutan, ketebalan, dan waktu pengeringan. Namun, beberapa jenis bahan mungkin lebih sulit ditemukan atau memiliki pilihan produk yang lebih terbatas.
Jika Anda mencari bahan handuk yang nyaman digunakan, mudah ditemukan, dan cocok untuk penggunaan sehari-hari, katun 100% dapat menjadi salah satu pilihan. Serat alaminya mampu menyerap air dengan baik dan terasa nyaman di kulit.
Meski menggunakan bahan yang sama, kualitas dan rasa handuk dapat berbeda. Hal ini dipengaruhi oleh konstruksi kain dan kerapatan seratnya. Misalnya, handuk 400 g/m² cenderung lebih ringan dan cepat kering, sedangkan varian 500–650 g/m² terasa lebih tebal dan dapat memiliki daya serap lebih tinggi.
Karena itu, pilih handuk berdasarkan bahan, ketebalan, dan kebutuhan penggunaannya agar sesuai dengan kebutuhan sehari-hari.
Baca juga: Cari tahu jenis dan bahan handuk beserta kegunaannya
Jenis-jenis bahan pada handuk
1. Katun
Katun merupakan salah satu bahan handuk yang populer untuk penggunaan sehari-hari. Seratnya mampu menyerap air dengan baik dan terasa nyaman di kulit.
Handuk katun juga mudah dirawat dan tersedia dalam berbagai tingkat ketebalan. Semakin tinggi kerapatan kain, biasanya handuk terasa lebih tebal dan mampu menyerap lebih banyak air, tetapi membutuhkan waktu lebih lama untuk kering.
2. Katun Organik
Katun organik merupakan pilihan bagi Anda yang ingin menggunakan handuk berbahan serat organik. Perbedaannya dengan katun biasa terletak pada proses budidaya dan standar produksi seratnya.
Salah satu sertifikasi yang dapat diperhatikan adalah GOTS (Global Organic Textile Standard), yang menetapkan standar untuk produk tekstil berbahan serat organik.
3. Bambu
Serat bambu dapat digunakan sebagai bahan tekstil untuk membuat handuk. Bahannya dikenal memiliki permukaan yang lembut dan nyaman digunakan pada kulit.
Handuk berbahan bambu juga dapat menjadi alternatif bagi Anda yang ingin mencoba bahan selain katun. Namun, karakter handuk dapat berbeda tergantung proses pembuatan dan campuran serat yang digunakan.
4. Serat Mikro
Serat mikro (microfiber) terbuat dari serat sintetis yang sangat halus. Handuk berbahan ini memiliki karakter ringan dan dapat menyerap air dengan cepat.
Karena lebih ringan dan mudah dikeringkan, serat mikro sering digunakan untuk handuk olahraga, perjalanan, atau aktivitas yang membutuhkan handuk praktis.
Rekomendasi handuk IKEA
Setelah memahami bahan dan tingkat ketebalan handuk, temukan pilihan yang sesuai untuk kebutuhan sehari-hari melalui kategori handuk IKEA. IKEA menyediakan berbagai ukuran, warna, dan tingkat kerapatan kain untuk membantu Anda memilih handuk yang nyaman, menyerap, serta mudah dirawat.
1. Handuk mandi VÅGSJÖN untuk penggunaan sehari-hari
Untuk kebutuhan sehari-hari, Anda bisa mempertimbangkan VÅGSJÖN. Varian handuk mandi VÅGSJÖN berukuran 70x140 cm menggunakan katun dengan kerapatan sekitar 400 g/m².
Karakter ini membuatnya terasa cukup lembut dan menyerap sekaligus relatif cepat kering. Bahannya menggunakan 100% kapas dengan minimal 20% kapas daur ulang.
Pilihan ini cocok untuk Anda yang mencuci handuk secara rutin, memiliki ruang jemur terbatas, atau menginginkan handuk yang tidak terlalu berat saat basah.
2. Handuk mandi GULVIAL untuk kelembutan dan kenyamanan
Jika Anda ingin sensasi yang sedikit lebih berisi tanpa beralih ke handuk ekstra tebal, pertimbangkan GULVIAL. Handuk mandi GULVIAL menggunakan 100% katun dengan kerapatan 500 g/m². IKEA juga menggunakan benang dengan puntiran rendah pada seri ini sehingga permukaannya terasa lembut dan halus.
Kerapatan tersebut berada di antara handuk ringan dan handuk ekstra tebal. Hasilnya dapat menjadi titik tengah untuk kamar mandi keluarga: cukup menyerap untuk mengeringkan tubuh setelah mandi, tetapi tidak terasa seberat handuk 650 g/m².
Bila Anda sedang memperbarui area mandi secara keseluruhan, jelajahi juga inspirasi kamar mandi sederhana dan estetik dari IKEA untuk mendapatkan ide penataan tekstil, penyimpanan, dan perlengkapan mandi.
3. Handuk mandi FREDRIKSJÖN untuk daya serap tinggi
Anda menyukai handuk yang terasa tebal saat membungkus tubuh setelah mandi? Seri FREDRIKSJÖN menggunakan 100% katun dengan kerapatan 650 g/m². Konstruksi terry ekstra tebal membuatnya lembut sekaligus memiliki daya serap tinggi.
Handuk ini cocok ketika prioritas Anda adalah sensasi lebih padat dan daya serap. Sebagai konsekuensinya, kain yang lebih berat umumnya membutuhkan waktu pengeringan lebih lama daripada handuk berkepadatan rendah.
Semakin tinggi kerapatan permukaan kain, semakin tinggi pula kemampuan menyerapnya, sedangkan handuk dengan kerapatan lebih rendah cenderung lebih cepat kering.
4. Handuk mandi BROKGLIM untuk pilihan katun organik
Pilihan lain yang tersedia adalah BROKGLIM. Handuk ini dibuat dari 100% katun organik bersertifikasi GOTS (Global Organic Textile Standard) dengan kerapatan 650 g/m². Karakternya ekstra tebal, lembut, dan memiliki daya serap tinggi.
BROKGLIM dapat dipertimbangkan bila Anda mencari handuk berbahan katun organik dengan sertifikasi tekstil yang jelas. Seri ini juga tersedia dalam beberapa ukuran sehingga handuk mandi dan handuk tangan dapat dibuat lebih selaras dalam satu kamar mandi.
Cara memilih bahan handuk sesuai kebutuhan
Daripada terpaku pada satu indikator, gunakan tiga pertimbangan sederhana berikut.
-
Untuk cepat kering: pilih katun dengan kerapatan sekitar 400 g/m², seperti VÅGSJÖN. Pilihan ini praktis untuk pemakaian rutin dan lingkungan dengan ruang pengeringan terbatas.
-
Untuk keseimbangan kelembutan dan bobot: kerapatan sekitar 500 g/m², seperti GULVIAL, memberikan sensasi lebih berisi tanpa menjadi terlalu berat.
-
Untuk rasa lebih tebal dan menyerap: handuk 650 g/m² seperti FREDRIKSJÖN atau BROKGLIM cocok ketika Anda lebih memprioritaskan ketebalan dan daya serap.
Jangan lupa memperhatikan ukuran handuk sesuai fungsi. Handuk tangan tidak perlu sebesar handuk untuk mengeringkan seluruh tubuh, sedangkan handuk mandi sebaiknya cukup lebar agar nyaman digunakan setelah mandi.
Baca juga: Rak handuk yang tepat untuk kamar mandi lebih bersih dan rapi
Cara merawat handuk agar daya serap tetap terjaga
Bahkan bahan handuk yang bagus membutuhkan perawatan tepat.
-
Cuci handuk sebelum penggunaan karena daya serapnya dapat meningkat setelah pencucian pertama.
-
Hindari pula penggunaan pelembut kain secara berlebihan karena dapat mengurangi kemampuan serat menyerap air.
-
Setelah digunakan, bentangkan handuk agar mendapatkan sirkulasi udara yang cukup dan lebih cepat kering.
-
Jangan membiarkannya menumpuk dalam kondisi lembap.
Anda dapat membaca panduan memilih rak handuk untuk kamar mandi yang lebih rapi untuk membantu menata area pengeringan handuk.
Pilih handuk berdasarkan kenyamanan Anda
Tidak ada satu ketebalan yang cocok untuk semua rumah.
Katun 100% merupakan bahan dasar yang bisa Anda pilih secara praktis, kemudian Anda dapat menentukan kerapatan berdasarkan kebutuhan seperti 400 g/m² untuk handuk yang lebih ringan dan cepat kering, 500 g/m² yang sedang, atau 650 g/m² untuk sensasi tebal dan daya serap lebih tinggi.
Temukan berbagai pilihan handuk mandi dan handuk tangan IKEA dan pilih bahan, ukuran, serta warna yang sesuai dengan rutinitas dan tampilan kamar mandi Anda.
FAQ tentang bahan handuk yang bagus
Katun 100% dapat menjadi pilihan karena seratnya lembut dan memiliki daya serap yang baik. Tingkat kerapatan kain juga perlu diperhatikan.
Tidak selalu. Handuk tebal biasanya lebih menyerap, tetapi handuk yang lebih ringan dapat lebih cepat kering dan praktis untuk penggunaan rutin.
Sekitar 400–650 g/m² dapat dipilih sesuai kebutuhan. Angka lebih rendah cenderung ringan dan cepat kering, sedangkan angka lebih tinggi terasa lebih tebal dan menyerap.
Sebaiknya tidak berlebihan. Pelembut kain dapat mengurangi kapasitas penyerapan beberapa jenis handuk.