Kamar tidur minimalis membutuhkan furnitur yang mampu menghemat ruang tanpa mengurangi kenyamanan. Bunk bed dan loft bed bisa menjadi pilihan karena memanfaatkan ruang secara vertikal.

Keduanya memiliki bentuk yang mirip, tetapi fungsi dan kebutuhan penggunanya berbeda. Mari simak pembahasannya di bawah ini.

Perlu diketahui: Tempat tidur bertingkat dapat membantu menghemat ruang, tetapi setiap model memiliki kebutuhan ukuran dan keamanan yang berbeda. Selalu periksa spesifikasi produk serta kondisi kamar sebelum menentukan pilihan.

Apa itu bunk bed dan loft bed?

Bunk bed adalah tempat tidur dengan dua atau lebih ranjang yang disusun bertingkat dalam satu rangka. Model ini cocok untuk dua orang atau lebih yang ingin berbagi kamar tanpa membutuhkan area lantai tambahan.

Loft bed merupakan tempat tidur tunggal yang dibuat lebih tinggi dari tempat tidur biasa. Area di bawahnya tetap kosong sehingga bisa digunakan untuk meja belajar, tempat duduk, penyimpanan, atau area bermain.

Perbedaan utama bunk bed dan loft bed

Bunk bed dan loft bed sama-sama memanfaatkan ruang vertikal, tetapi tujuan penggunaannya berbeda. Perbedaan berikut dapat membantu Anda menentukan model yang paling sesuai dengan kebutuhan kamar.

Aspek

Bunk Bed

Loft Bed

Jumlah tempat tidur

Dua atau lebih ranjang bertingkat.

Satu ranjang yang ditinggikan.

Pemanfaatan ruang

Menghemat lantai untuk beberapa tempat tidur.

Menghemat lantai sekaligus menyediakan area kosong di bawah.

Fungsi utama

Cocok untuk tidur bersama.

Cocok untuk tidur sekaligus aktivitas lain.

Tinggi plafon

Perlu ruang yang cukup di atas ranjang.

Membutuhkan plafon lebih tinggi agar area atas dan bawah tetap nyaman.

Tampilan

Bertingkat dan playful.

Lebih terbuka dan terasa seperti loteng kecil.

Kelebihan dan kekurangan dari masing-masing tempat tidur

Tiap jenis kasur memiliki kelebihan serta kekurangannya masing-masing. Penggunaannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Pertimbangkan jumlah pengguna, ukuran ruangan, tinggi plafon, serta aktivitas yang ingin dilakukan sebelum memilih.

1. Kelebihan dan kekurangan bunk bed

Kelebihan:

  • Menghemat lantai untuk dua orang atau lebih.

  • Cocok untuk kamar yang digunakan bersama.

  • Tersedia model dengan laci, rak, atau ranjang tambahan.

  • Ranjang bawah lebih mudah dijangkau.

Kekurangan:

  • Area bawah digunakan untuk ranjang sehingga ruang aktivitas terbatas.

  • Aktivitas di ranjang atas dapat menimbulkan suara.

  • Membutuhkan jarak aman antara ranjang atas dan plafon.

  • Kurang cocok jika membutuhkan area kosong yang luas.

2. Kelebihan dan kekurangan loft bed

Kelebihan:

  • Area bawah dapat digunakan untuk meja, sofa, atau penyimpanan.

  • Efisien untuk kamar kecil atau apartemen studio.

  • Membuat kamar terasa lebih fungsional.

  • Satu ranjang dapat memenuhi kebutuhan tidur sekaligus aktivitas lain.

Kekurangan:

  • Umumnya hanya digunakan oleh satu orang.

  • Membutuhkan plafon yang cukup tinggi.

  • Tangga perlu diperhatikan untuk keamanan dan kenyamanan.

  • Area bawah bisa terasa pengap jika ventilasi kurang baik.

Rekomendasi tempat tidur di IKEA

IKEA menyediakan berbagai model tempat tidur bertingkat dan tempat tidur tinggi dengan fungsi yang berbeda. Pilihan berikut dapat disesuaikan dengan kebutuhan kamar, jumlah pengguna, serta ruang yang tersedia.

1. SMÅSTAD

SMÅSTAD Tempat tidur tinggi

SMÅSTAD cocok untuk kamar kecil yang membutuhkan area tidur, belajar, dan penyimpanan dalam satu tempat. Kombinasinya mencakup tempat tidur loteng, meja, laci, lemari pakaian, serta rak buku dalam satu rangkaian.

Meja dapat disusun agar menyesuaikan tata letak kamar sehingga ruang terasa lebih fleksibel. Model ini juga dirancang sebagai ruang multifungsi untuk tidur, belajar, menyimpan barang, dan bermain.

2. VITVAL

 VITVAL Rangka tempat tidur tingkat

VITVAL menawarkan tempat tidur tingkat dengan rangka ringan, stabil, serta panel kain yang memberi tampilan lebih lembut. Ranjang bawah juga dapat digunakan sebagai sofa karena panel sampingnya dapat menjadi sandaran.

Seri VITVAL juga tersedia dalam model loft bed yang menyisakan area bawah untuk meja kerja, belajar, atau tempat duduk. Untuk pemasangan, disarankan untuk memiliki tinggi plafon minimum 240 cm untuk model VITVAL loft bed tertentu.

3. TUFFING

 TUFFING Rangka tempat tidur tingkat

TUFFING merupakan tempat tidur tingkat yang membantu menghemat ruang lantai untuk aktivitas lain. Desainnya dibuat lebih rendah dibandingkan beberapa model tempat tidur tingkat lain sehingga tempat tidur lebih mudah dirapikan dan diakses.

Model ini cocok untuk kamar bersama yang membutuhkan dua tempat tidur dalam area terbatas. Rangka berbahan baja juga membuat konstruksinya tetap kokoh untuk penggunaan sehari-hari.

4. SVÄRTA

 SVÄRTA Rangka tempat tidur tingkat

SVÄRTA merupakan tempat tidur tingkat yang menyediakan dua area tidur dalam satu footprint. Ruang lantai yang tersisa dapat dimanfaatkan untuk bermain, belajar, atau menerima teman yang menginap.

Model ini cocok untuk kamar bersama yang membutuhkan lebih banyak ruang aktivitas. SVÄRTA memiliki ukuran kasur 90 × 200 cm dan beban maksimal 100 kg per tingkat berdasarkan informasi produk IKEA.

5. KURA

 KURA Tempat tidur yang dapat dibalik

KURA merupakan tempat tidur yang dapat disesuaikan seiring pertumbuhan anak. Posisi rangka dapat dibalik sehingga area tidur berubah dan ruang bawahnya dapat dimanfaatkan sebagai area bermain.

Desainnya cocok untuk orang tua yang menginginkan tempat tidur yang bisa digunakan dalam beberapa tahap pertumbuhan anak. Model ini juga memberikan ruang untuk aktivitas bermain tanpa membutuhkan furnitur tambahan yang terlalu banyak.

Baca juga: Cara menata kamar tidur dengan mudah agar tetap rapi dan nyaman

Tips memilih bunk bed atau loft bed yang tepat untuk kamar tidur Anda

Loading offers...

Loading offers...

Pemilihan tempat tidur bertingkat sebaiknya dimulai dari kondisi kamar dan kebutuhan penggunanya. Perhatikan ukuran ruangan, kapasitas tempat tidur, material, serta faktor keamanan sebelum membeli.

1. Pertimbangan ukuran kamar

Ukur panjang, lebar lantai, serta tinggi plafon sebelum memilih tempat tidur. Pastikan tersedia ruang yang cukup untuk bergerak, membuka pintu, serta menggunakan tangga dengan nyaman.

2. Kebutuhan pengguna

Sesuaikan model dengan jumlah orang yang akan tidur di kamar. Bunk bed cocok untuk dua orang atau lebih, sedangkan loft bed lebih sesuai untuk satu orang yang membutuhkan area tambahan di bawahnya.

3. Pilih material sesuai kebutuhan

Kayu memberi kesan hangat dan cocok untuk berbagai gaya kamar. Material metal atau baja menawarkan tampilan lebih modern serta mudah dibersihkan, sehingga pilihan material dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan gaya ruangan.

Cara memaksimalkan ruang kamar tidur dengan tempat tidur bertingkat

Gunakan area kamar berdasarkan fungsi agar setiap sudut tetap terasa teratur. Pembagian zona yang sederhana membuat tempat tidur bertingkat tidak hanya menghemat ruang, tetapi juga membantu kamar terasa lebih luas dan nyaman. 

Berikut ini adalah cara memaksimalkan ruang kamar tidur:

  • Pisahkan area tidur, kerja, santai, dan penyimpanan.

  • Manfaatkan ruang bawah loft bed sebagai meja atau area duduk.

  • Gunakan laci bawah ranjang untuk menyimpan barang.

  • Tambahkan rak dinding agar lantai tetap lega.

  • Pilih furnitur multifungsi seperti bangku dengan ruang penyimpanan.

  • Gunakan pencahayaan berbeda untuk membedakan setiap zona.

  • Hindari furnitur berukuran besar yang membuat area berjalan menjadi sempit.

Kesalahan umum yang harus dihindari saat memilih tempat tidur

Kesalahan kecil saat memilih atau menempatkan tempat tidur bertingkat dapat mengurangi kenyamanan dan keamanan kamar. Periksa ukuran, posisi, ventilasi, serta kekuatan rangka sebelum melakukan pemasangan.

  • Mengabaikan tinggi plafon sehingga area tidur terasa terlalu sempit.

  • Menempatkan tangga di jalur pintu, jendela, atau area berjalan.

  • Mengabaikan ventilasi dan pencahayaan di area atas.

  • Menaruh terlalu banyak barang di rangka atau area bawah tempat tidur.

  • Memilih material yang kurang kokoh hanya karena harganya lebih murah.

  • Tidak memastikan rangka terpasang dengan stabil.

  • Mengabaikan batas usia, kapasitas beban, dan petunjuk keamanan dari produsen.

Baca juga: 5 tips desain kamar tidur yang nyaman

Temukan Tempat tidur yang sesuai dengan kebutuhan kamar anda

Bunk bed cocok untuk Anda yang membutuhkan beberapa tempat tidur dalam satu area. Loft bed lebih tepat untuk satu pengguna yang ingin memanfaatkan ruang bawah sebagai area kerja, penyimpanan, atau aktivitas lainnya.

IKEA menyediakan berbagai pilihan tempat tidur bertingkat dan tempat tidur tinggi dengan desain serta fungsi yang beragam. Kunjungi IKEA.co.id untuk melihat pilihan tempat tidur. Pilih model yang sesuai dengan ukuran kamar, kebutuhan pengguna, dan aktivitas sehari-hari.

FAQ

Bunk bed cocok untuk kamar kecil yang digunakan oleh dua orang atau lebih. Susunan vertikal membuat dua area tidur dapat ditempatkan dalam luas lantai yang relatif sama dengan satu tempat tidur.

Bisa, selama rangka memang dirancang untuk pengguna dewasa dan kapasitas bebannya mencukupi. Periksa spesifikasi produk, tinggi plafon, ukuran kasur, serta batas beban sebelum membeli.

Tidak selalu karena tinggi setiap model berbeda. Loft bed umumnya membutuhkan area kosong di bawah ranjang sehingga desainnya dapat dibuat lebih tinggi dibandingkan model bunk bed tertentu.

Kasur harus sesuai dengan ukuran rangka dan batas ketebalan yang ditentukan produsen. Pada tempat tidur bertingkat, ketebalan kasur juga perlu diperhatikan agar pagar pengaman tetap memiliki ketinggian yang memadai.

Pastikan rangka terpasang sesuai petunjuk dan gunakan kasur dengan spesifikasi yang sesuai. Periksa tangga, pagar pengaman, sambungan rangka, serta kapasitas beban secara berkala.