Memilih selimut bayi baru lahir tidak selalu tentang motif yang menggemaskan, tetapi juga bahan, ukuran, dan kenyamanan saat digunakan. Dengan pilihan yang tepat, selimut dapat menemani berbagai aktivitas si kecil, mulai dari digendong hingga waktu bermain.
Yuk, simak tips memilih selimut bayi baru lahir agar sesuai dengan kebutuhan keluarga sekaligus mendukung kenyamanan bayi dalam beraktivitas sehari-hari.
Untuk waktu tidur, selalu ikuti panduan safe sleep. Jika menggunakan selimut, pastikan penggunaannya sesuai anjuran keselamatan dan hindari menutupi wajah bayi atau menggunakan selimut longgar tanpa pengawasan.
Tips memilih selimut bayi baru lahir
Memilih selimut bayi baru lahir sebaiknya tidak hanya berdasarkan warna atau motif. Bahan, ukuran, ketebalan, hingga kemudahan perawatannya juga perlu diperhatikan agar bayi merasa nyaman saat beraktivitas.
Berikut beberapa tips yang dapat membantu Anda menentukan pilihan.
1. Pilih bahan yang lembut dan menyerap udara
Bahan katun menjadi salah satu pilihan yang banyak digunakan untuk selimut bayi karena terasa lembut di kulit dan memiliki sirkulasi udara yang baik.
Karakteristik ini membantu mengurangi rasa gerah sehingga bayi tetap nyaman saat digendong, beristirahat, maupun bepergian.
Salah satu contohnya adalah Selimut bayi LEN, selimut rajut berbahan 100% katun dengan ukuran 70×90 cm yang praktis dilipat dan dibawa dalam tas. Anda juga dapat menemukan berbagai pilihan lainnya pada koleksi tekstil tidur bayi IKEA.
2. Sesuaikan ukuran dengan kebutuhan penggunaan
Ukuran selimut memengaruhi kenyamanan saat digunakan. Selimut berukuran lebih kecil praktis dibawa bepergian atau digunakan saat menggendong bayi.
Ukuran sedang cocok untuk penggunaan sehari-hari, sedangkan ukuran yang lebih besar dapat dimanfaatkan sebagai alas bermain maupun digunakan di tempat tidur bayi. Dengan memilih ukuran yang sesuai, selimut akan lebih fleksibel mengikuti aktivitas si kecil.
3. Pilih ketebalan yang sesuai suhu ruangan
Selimut yang lebih tebal tidak selalu menjadi pilihan yang lebih nyaman. Sebaiknya sesuaikan ketebalan selimut dengan suhu ruangan agar bayi tetap merasa nyaman tanpa berisiko kepanasan.
Pilih bahan yang memiliki sirkulasi udara baik sehingga panas tubuh dapat dilepas dengan lebih optimal. Direkomendasikan juga untuk menghindari penggunaan lapisan pakaian atau selimut yang berlebihan karena dapat meningkatkan risiko panas berlebih atau overheating.
4. Pilih selimut yang mudah dicuci
Bayi baru lahir cukup sering mengalami gumoh atau tumpahan susu sehingga selimut perlu dicuci secara rutin.
Karena itu, pilih selimut yang mudah dirawat agar tetap nyaman digunakan berulang kali. Perawatan yang praktis juga membantu menjaga kebersihan perlengkapan tidur bayi setiap hari.
5. Pertimbangkan fungsi selain sebagai selimut
Selimut bayi juga dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan lain, seperti alas bermain, alas saat mengganti popok, alas stroller, maupun pelengkap ketika bepergian.
Memilih selimut yang multifungsi dapat membantu Anda mengurangi jumlah perlengkapan yang perlu dibawa sekaligus membuat penggunaannya lebih fleksibel dalam berbagai aktivitas bersama si kecil.
Baca juga: Ini perlengkapan bayi baru lahir yang perlu dipersiapkan
Kapan bayi baru lahir boleh menggunakan selimut?
Selimut dapat digunakan untuk menjaga kenyamanan bayi saat digendong, berada di stroller, atau beraktivitas bersama orang tua dengan pengawasan. Namun, saat bayi tidur di boks atau tempat tidur, penggunaan selimut longgar tidak dianjurkan karena dapat menutupi wajah dan meningkatkan risiko gangguan pernapasan.
Sebagai gantinya, pastikan bayi mengenakan pakaian tidur yang sesuai dengan suhu ruangan agar tetap hangat tanpa lapisan berlebihan.
Rekomendasi selimut bayi baru lahir IKEA
IKEA menyediakan beberapa pilihan selimut bayi dengan ukuran dan fungsi yang berbeda. Anda dapat menyesuaikannya dengan aktivitas sehari-hari, baik untuk digunakan di rumah maupun saat bepergian.
1. Selimut bayi LEN
Selimut bayi LEN merupakan selimut rajut berbahan 100% katun yang terasa lembut di kulit bayi. Dengan ukuran 70×90 cm, selimut ini mudah dilipat sehingga praktis dimasukkan ke dalam tas saat bepergian.
Desainnya yang sederhana juga membuatnya mudah dipadukan dengan berbagai perlengkapan bayi lainnya.

2. Selimut bayi TROLLDOM
Apabila Anda mencari selimut yang dapat digunakan untuk lebih dari satu kebutuhan, selimut bayi TROLLDOM bisa menjadi pilihan.
Selimut quilt berukuran 96×96 cm ini memiliki lapisan empuk sehingga nyaman dijadikan alas bermain. Motif hewan hutan yang menghiasi permukaannya juga memberikan tampilan yang ceria untuk menemani aktivitas si kecil.

3. Selimut bayi GRÖNFINK
Selimut bayi GRÖNFINK hadir dengan motif pohon hijau yang memberikan nuansa segar pada perlengkapan bayi.
Berukuran 80×100 cm, selimut ini cocok digunakan untuk berbagai aktivitas sehari-hari, mulai dari menemani waktu bersantai hingga digunakan saat bepergian bersama keluarga.

4. Selimut bayi LENAST
Jika Anda membutuhkan selimut berukuran lebih besar, selimut bayi LENAST dapat menjadi pilihan. Dengan ukuran 110×125 cm, selimut ini sesuai digunakan di tempat tidur bayi.
Kombinasi warna putih dan abu-abu menghadirkan tampilan netral yang mudah dipadukan dengan berbagai dekorasi kamar bayi.

Baca juga: Memilih bantal bayi yang aman dan nyaman untuk tidur nyenyak si kecil
Pilih selimut bayi yang sesuai kebutuhan si kecil
Memilih selimut bayi baru lahir tidak hanya mempertimbangkan motif, tetapi juga bahan, ukuran, ketebalan, dan fungsinya untuk mendukung kenyamanan si kecil dalam aktivitas sehari-hari.
Dengan memilih selimut yang sesuai, bayi dapat merasa lebih nyaman saat beristirahat maupun bepergian. Pastikan juga selimut digunakan sesuai kondisi cuaca dan kebutuhan agar si kecil tetap nyaman tanpa merasa kepanasan.
IKEA menyediakan berbagai pilihan selimut bayi, pelindung kasur, dan tekstil tidur bayi yang dirancang untuk memberikan kenyamanan sekaligus memudahkan perawatan.
Jelajahi koleksi IKEA.co.id dan temukan perlengkapan tidur bayi yang sesuai dengan kebutuhan keluarga Anda.
FAQ
Ukuran sekitar 70×90 cm hingga 80×100 cm umumnya praktis digunakan untuk menggendong maupun dibawa saat bepergian.
Ya, katun dikenal lembut dan memiliki sirkulasi udara yang baik sehingga nyaman digunakan pada kulit bayi.
Sebaiknya ya. Mencuci selimut sebelum pemakaian pertama dapat membantu menghilangkan sisa proses produksi dan menjaga kebersihannya.
Memiliki 2–3 selimut dapat memudahkan Anda menggantinya saat salah satu sedang dicuci atau digunakan.
Tidak. Selimut bayi juga dapat dimanfaatkan sebagai alas bermain, alas stroller, atau pelengkap saat bepergian.