Bagi sebagian orang, Imlek selalu terasa seperti kembali pulang. Meja makan lebih ramai, obrolan lebih panjang, dan rumah berubah jadi pusat kehangatan. Dalam perayaan Imlek, rumah bukan cuma tempat tinggal, tapi ruang berbagi harapan baru. Di sinilah hiasan dan dekorasi mulai punya peran kecil yang ternyata besar maknanya.
Menjelang Hari Raya Imlek, menata rumah tidak harus rumit. Sedikit dekorasi Imlek yang dipilih dengan niat bisa membuat suasana terasa lebih hidup, lebih hangat, dan tentu saja lebih dekat dengan makna khas Imlek. Simak ide hiasan Imlek selengkapnya pada artikel berikut ini.
Bicara soal Imlek, warna bernuansa merah dan emas selalu jadi awal cerita. Rumah perlahan dipenuhi nuansa hangat yang bikin siapa pun betah duduk lebih lama. Dalam dekorasi Imlek, pilihan warna bukan sekadar estetika, tapi juga cerita yang diwariskan turun-temurun.
Warna merah hampir selalu muncul dalam hiasan Imlek. Warna ini dipercaya membawa energi baik dan sering dianggap sebagai simbol perlindungan. Kehadirannya membantu menciptakan suasana rumah yang terasa lebih hidup saat perayaan Imlek berlangsung.
Tidak perlu langsung mengubah seluruh ruangan. Sarung bantal, kain meja, atau pernak-pernik kecil sudah cukup jadi sentuhan dekorasi yang terasa pas. Sedikit saja sudah bisa membuat sudut rumah terlihat lebih meriah tanpa berlebihan.
Kalau merah memberi semangat, emas memberi kesan hangat dan tenang. Dalam banyak hiasan, warna ini sering dipadukan karena melambangkan harapan akan hal-hal baik di tahun baru. Kilau kecil pada vas, bingkai foto, atau ornamen meja bisa jadi detail manis dalam dekorasi Imlek.
Perpaduan merah dan emas menciptakan keseimbangan visual yang nyaman dilihat. Ruangan terasa siap menyambut Imlek tanpa kehilangan kesan rumah yang santai dan akrab.
Selain dua warna utama, kuning dan hijau bisa menjadi pilihan pendukung yang menyegarkan. Kuning membawa keceriaan, sementara hijau melambangkan pertumbuhan dan harapan baru untuk tahun shio 2026.
Anda tidak harus menggunakan semua warna sekaligus. Pilih dua atau tiga warna utama agar ruangan tetap rapi dan nyaman dilihat. Tambahkan juga satu-dua elemen agar ruangan tetap rapi dan tidak terasa penuh.
Baca juga: 6 Inspirasi dekorasi perayaan Imlek di rumah agar lebih meriah!
Tidak lengkap rasanya membicarakan Imlek tanpa lampion. Bentuknya yang bulat sering dianggap melambangkan kebersamaan. Saat digantung, lampion merah memberi kesan rumah sedang bersiap menyambut momen spesial.
Dalam perayaan tahun baru imlek, cahaya dari lampion membantu menciptakan suasana yang lembut dan akrab. Ia bukan hanya hiasan, tapi juga elemen dekorasi yang langsung mengubah nuansa ruang.
Menggantung lampion di pintu rumah bagian depan memberi kesan ramah sebagai tanda sambutan saat langkah pertama. Tamu yang datang langsung merasakan suasana Imlek bahkan sebelum masuk ke ruang tamu. Satu atau dua lampion ukuran sedang sudah cukup membuat tampilan terlihat meriah dan seimbang.
Kini lampion hadir dalam berbagai bentuk dan ukuran. Yang kecil cocok untuk jendela atau sudut ruangan, sementara yang lebih besar bisa jadi titik fokus di ruang keluarga. Dengan penempatan yang rapi, hiasan Imlek ini tidak terasa menumpuk, justru memberi ritme visual yang nyaman.
Agar lebih hidup, lampion bisa dipadukan dengan pita merah atau gantungan kecil. Kombinasi ini membuat dekorasi Imlek terasa lebih berlapis tanpa perlu banyak tambahan. Beri jarak agar setiap lampion tetap terlihat menonjol dan tidak saling menumpuk.
Selain dibagikan, angpao juga sering jadi bagian dari hiasan rumah saat Imlek. Amplop merah ini identik dengan berbagi kebahagiaan dan harapan baik. Saat dijadikan dekorasi, bentuknya yang sederhana justru memudahkan penataan.
Angpao bisa disusun menjadi rangkaian sederhana dan digantung di pintu atau dinding. Ini cara praktis menghadirkan nuansa Imlek tanpa banyak alat. Pilih desain berbeda agar tampilannya terasa dinamis namun tetap rapi.
Menempelkan angpao membentuk pola sederhana juga bisa jadi pilihan. Lingkaran atau susunan vertikal sudah cukup menarik perhatian. Dengan tambahan pernak-pernik imlek berukuran kecil seperti bunga dari potongan kertas, sudut rumah terasa lebih hidup tanpa kehilangan kesan hangat.
Angpao juga bisa dipadukan dengan bunga kertas atau pita emas. Kombinasi ini menciptakan dekorasi yang lebih ramai. Sebagai pelengkap, letakkan di meja tamu atau rak dinding sebagai aksen. Pernak-pernik kecil seperti ini bisa membuat ruangan terasa lebih hidup.
Saat Imlek tiba, banyak orang menghadirkan bunga ke dalam rumah. Bukan hanya untuk dekorasi, tapi juga sebagai simbol awal baru. Dalam suasana perayaan Imlek, bunga memberi kesan segar, ringan, dan penuh harapan seperti membuka jendela di pagi yang cerah.
Setiap jenis bunga membawa cerita, membuat hiasan rumah terasa lebih personal dan dekat dengan tradisi khas Imlek.
Bunga plum dikenal mekar saat udara masih dingin. Karena itu, ia sering melambangkan ketabahan dan harapan. Meletakkannya sebagai hiasan Imlek di meja tamu memberi sentuhan tenang dalam dekorasi Imlek yang hangat.
Vas sederhana sudah cukup. Bentuk rantingnya yang anggun cocok untuk ruang modern maupun klasik, tanpa membuat ruangan terasa penuh.
Peony dikenal sebagai bunga kekayaan dan kehormatan. Peony hadir dengan kelopak besar dan warna lembut hingga merah terang. Satu rangkaian peony bisa menjadi focal point di ruang keluarga.
Letakkan di area utama agar keindahannya menyatu dengan hiasan lain, tanpa harus menambahkan terlalu banyak elemen.
Pohon kumquat dengan buah kecil berwarna oranye menjadi tanaman khas Imlek. Buahnya yang menyerupai koin emas dipercaya membawa rezeki berlimpah.
Tempatkan di sudut ruangan atau dekat jendela. Tanaman ini tidak memerlukan perawatan rumit dan bisa bertahan cukup lama sepanjang perayaan.
Selain bunga, tulisan kaligrafi dengan tinta hitam di atas kertas merah juga sering hadir dalam perayaan Imlek, hiasan ini disebut chunlian. Kaligrafi ini berisi doa, harapan, atau pesan positif untuk tahun baru.
Biasanya ditempel di sisi pintu masuk sebagai simbol penyambutan. Pesan yang dipilih bisa disesuaikan dengan harapan keluarga Anda.
Kata seperti "Fu" yang berarti keberuntungan sering digunakan dalam hiasan Imlek. Anda juga bisa memilih frasa yang lebih panjang sesuai dengan doa pribadi. Tempelkan secara vertikal di kedua sisi pintu. Pastikan posisinya simetris agar terlihat rapi dan seimbang.
Menulis sendiri bisa jadi aktivitas menyenangkan bersama keluarga menjelang Imlek. Namun, memilih yang sudah jadi juga tak kalah bermakna. Niat baik dan harapan yang tulus lebih berarti daripada tampilan sempurna.
Setiap Imlek membawa pergantian shio, dan banyak keluarga menghadirkan simbolnya sebagai bagian dari hiasan rumah. Ornamen khas ini bukan sekadar pajangan, tapi pengingat akan karakter dan semangat tahun berjalan.
Dalam dekorasi Imlek, elemen kecil seperti ini memberi sentuhan personal tanpa membuat ruangan terasa ramai.
Patung shio bisa diletakkan di rak, meja kerja, atau lemari pajangan. Ukuran kecil memudahkan Anda menempatkannya di berbagai sudut rumah. Pilih material yang sesuai dengan interior rumah. Kayu, keramik, atau resin bisa menjadi pilihan yang tahan lama.
Gambar shio bisa ditempel di dinding sebagai dekorasi Imlek yang sederhana. Pilih bingkai yang senada dengan warna dominan ruangan. Letakkan di area yang sering dilihat keluarga. Kehadirannya bisa menjadi pengingat lembut akan semangat tahun baru.
Dekorasi tidak selalu harus beli baru atau mahal. Barang-barang yang sudah ada di rumah bisa disulap menjadi hiasan yang bermakna.
Kreativitas sederhana bisa menghadirkan kehangatan yang lebih personal. Libatkan keluarga dalam proses menghias untuk membuat momen lebih berkesan.
Vas bunga atau wadah penyimpanan bisa diberi sentuhan merah atau emas. Cukup tambahkan pita atau kertas warna-warni khas Imlek. Isi dengan bunga segar atau ranting kering yang dihias. Hasilnya tetap cantik tanpa harus mengeluarkan banyak biaya.
Sarung bantal, taplak meja, atau kain lap bisa diganti dengan warna merah atau emas. Perubahan kecil ini sudah cukup mengubah suasana ruangan. Pilih motif yang tidak terlalu ramai agar tetap nyaman digunakan sehari-hari. Setelah Imlek, tekstil ini masih bisa dipakai untuk keperluan lain.
Dekorasi Imlek yang baik adalah yang terasa pas dan tidak memenuhi seluruh ruangan. Beri ruang untuk keluarga bergerak dan berkumpul dengan nyaman.
Pilih beberapa elemen utama sebagai fokus, lalu tambahkan aksen kecil di area lain. Cara ini membuat rumah tetap rapi namun tetap terasa meriah.
Ruang tamu atau meja makan sering jadi pusat perayaan Imlek di rumah. Memfokuskan area ini dengan dekorasi Imlek membantu tampilan lebih rapi dan mudah dirawat. Lampion, rangkaian bunga, atau hiasan Imlek lain bisa terkumpul di satu area sehingga terlihat menyatu.
Sudut lain cukup diberi sentuhan ringan, angpao di gagang pintu, vas kecil di meja samping, atau satu pernak-pernik mungil. Dengan begitu, dekorasi tetap terasa, tapi ruangan tidak kehilangan fungsi utamanya.
Memilih hiasan yang mudah dipasang dan dilepas akan sangat membantu setelah perayaan tahun baru imlek selesai. Hindari perekat permanen agar dinding dan furnitur tetap terjaga.
Setelah Imlek usai, simpan hiasan Imlek dengan rapi supaya bisa digunakan lagi untuk tahun-tahun setelahnya. Cara ini membuat dekorasi Imlek lebih awet sekaligus praktis.
Baca juga: Sambut Imlek dengan Ide dekorasi ruang tamu ala IKEA!
Pada akhirnya, Imlek selalu kembali pada rumah dan orang-orang di dalamnya. Hiasan, bunga, lampion, dan berbagai dekorasi tahun baru Imlek hanya membantu membingkai momen tawa di meja makan, cerita panjang, dan harapan baru.
Pilih elemen yang sesuai dengan ruang dan gaya hidup Anda. Sentuhan kecil sudah cukup menghadirkan kehangatan dan semangat baru di rumah.
Temukan lebih banyak inspirasi penataan rumah untuk momen spesial Chinese New Year Anda bersama IKEA.co.id. Ada berbagai solusi sederhana yang dapat membantu menciptakan rumah lebih nyaman setiap hari.
Masukkan kode verifikasi yang dikirim ke WhatsApp Anda
Tidak menerima OTP?
Mengirim ulang OTP dalam seconds