Merakit lemari IKEA PAX sebenarnya mudah dilakukan jika setiap langkah dilakukan secara berurutan. Persiapan yang matang juga membantu proses pemasangan menjadi lebih cepat dan hasil akhirnya terlihat lebih rapi.
Selain mengikuti petunjuk perakitan, Anda perlu memastikan ukuran ruangan, kelengkapan komponen, dan posisi pemasangan sudah sesuai. Dengan begitu, lemari dapat berdiri kokoh dan nyaman digunakan dalam jangka panjang. Mari simak artikel di bawah ini.
Cara merakit lemari plastik PAX IKEA mudah dilakukan asalkan mengikuti petunjuk pemasangan. Ketika sudah terpasang, Anda bisa memanfaatkan furnitur ini untuk menyimpan pakaian, aksesoris, atau barang lainnya.
Langkah-langkah merakit lemari plastik IKEA
Berikut ini adalah beberapa cara merakit lemari plastik IKEA PAX yang tepat:
1. Ukur luas ruangan
Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mengukur area tempat lemari akan dipasang. Pengukuran yang tepat membantu memastikan ukuran lemari sesuai dengan ruang yang tersedia sehingga proses pemasangan berjalan lebih lancar.
Perhatikan juga tinggi plafon, ruang untuk membuka pintu, dan jarak dengan furnitur lain di sekitarnya. Persiapan sederhana ini dapat mengurangi risiko bongkar pasang karena posisi lemari sudah direncanakan sejak awal.
2. Pasang rangka lemari
Setelah area siap, lanjutkan dengan menyusun rangka lemari di atas permukaan yang rata. Pasang panel dasar, sisi kanan, sisi kiri, lalu bagian atas sesuai urutan agar struktur tetap stabil selama proses perakitan.
Sesudah rangka tersusun, periksa kembali apakah setiap sambungan telah terpasang dengan benar. Rangka yang lurus dan kokoh akan memudahkan pemasangan komponen berikutnya serta membuat lemari lebih awet digunakan.
3. Pasang komponen lemari dengan rapi
Tahap berikutnya adalah memasang panel belakang, pintu, engsel, serta komponen pengunci sesuai petunjuk perakitan. Pastikan setiap bagian terpasang rapat agar lemari tetap stabil saat digunakan setiap hari.
Setelah seluruh komponen terpasang, lakukan pengecekan pada pintu dengan membuka dan menutupnya beberapa kali. Jika posisi pintu belum sejajar, lakukan penyetelan hingga bukaan terasa ringan dan celah antarpanel terlihat rapi.
4. Pasang laci, rak, dan aksesoris sesuai kebutuhan
Ketika rangka dan pintu sudah selesai dipasang, lanjutkan dengan memasang rak, laci, serta aksesori bagian dalam. Atur susunannya sesuai jenis barang yang akan disimpan agar ruang penyimpanan lebih efisien.
Tidak semua orang membutuhkan konfigurasi interior yang sama karena kebiasaan penyimpanan di setiap rumah berbeda. Oleh sebab itu, pilih posisi rak dan laci yang paling sesuai dengan kebutuhan sehari-hari agar lemari terasa lebih praktis digunakan.
5. Cek kembali rangka lemari
Langkah terakhir adalah memeriksa seluruh bagian lemari sebelum mulai digunakan. Pastikan rangka berdiri kokoh, pintu dapat dibuka dengan lancar, serta laci bergerak tanpa hambatan.
Apabila masih terdapat bagian yang longgar atau kurang sejajar, lakukan penyetelan terlebih dahulu. Pemeriksaan akhir ini membantu memastikan lemari lebih aman, nyaman dipakai, dan tahan digunakan dalam jangka waktu yang lama.
Baca Juga: Ide desain lemari kamar tidur multifungsi untuk kamar sempit
5 Rekomendasi Lemari dari IKEA
IKEA menyediakan berbagai pilihan lemari yang dapat disesuaikan dengan ukuran ruangan maupun kebutuhan penyimpanan. Anda bisa mengunjungi koleksi dengan desain lemari untuk menemukan lemari yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
Berikut ini adalah rekomendasi lemari IKEA yang bisa Anda pilih:
1. KLEPPSTAD
KLEPPSTAD merupakan lemari pakaian 3 pintu berukuran 117×176 cm dengan desain minimalis yang cocok digunakan di berbagai gaya interior.
Kapasitas penyimpanannya cukup luas sehingga memudahkan Anda menyimpan pakaian tetap rapi dalam satu tempat.
Jika membutuhkan ruang tambahan, Anda dapat melengkapi lemari ini dengan rak KLEPPSTAD yang dijual terpisah. Fleksibilitas tersebut membuat penyimpanan lebih mudah disesuaikan dengan kebutuhan dan jumlah barang yang dimiliki.
Klik gambar untuk info detail:
2. MALM
MALM hadir sebagai lemari dengan 4 laci berukuran 80×100 cm yang cocok digunakan untuk menyimpan pakaian lipat maupun perlengkapan sehari-hari. Desainnya sederhana sehingga mudah dipadukan dengan berbagai konsep ruangan.
Laci dilengkapi fitur pull-out stop agar dapat dibuka dan ditutup dengan lebih halus. Anda juga bisa menambahkan kotak penyimpanan SKUBB untuk mengatur isi laci, sementara kit penahan dinding membantu meningkatkan keamanan saat digunakan.
Klik gambar untuk info detail:
3. GURSKEN
GURSKEN adalah lemari 3 laci berwarna krem muda dengan ukuran 69×67 cm yang cocok ditempatkan di kamar tidur maupun ruang keluarga. Selain menyimpan pakaian, bagian atasnya dapat dimanfaatkan untuk meletakkan dekorasi hiasan.
Produk ini juga sudah dilengkapi kit penahan dinding agar lemari lebih aman saat digunakan di rumah. Fitur tersebut membantu menjaga kestabilan furnitur, terutama jika digunakan oleh keluarga dengan anak-anak.
Klik gambar untuk info detail:
4. KULLEN
KULLEN merupakan lemari 2 laci berukuran 35×49 cm yang memiliki bentuk ringkas sehingga mudah ditempatkan di ruang dengan area terbatas. Desainnya cocok digunakan sebagai penyimpanan tambahan di samping tempat tidur atau sudut ruangan.
Materialnya menggunakan kombinasi particleboard, fibreboard, serta lapisan kertas foil yang memberikan tampilan bersih dan mudah dirawat. Perpaduan material tersebut juga membuat lemari tetap kokoh untuk penggunaan sehari-hari.
Klik gambar untuk info detail:
5. FJÄDERHARV
FJÄDERHARV merupakan lemari mini dengan 2 laci berukuran 32×25 cm yang dibuat dari karton kokoh. Ukurannya yang ringkas membuat produk ini cocok digunakan untuk menyimpan dokumen, buku catatan, maupun perlengkapan kecil lainnya.
Lemari mini ini dapat ditempatkan di rak buku seperti BILLY atau rak lain dengan kedalaman minimal 25 cm. Anda juga bisa menumpuk dua unit sekaligus untuk memaksimalkan ruang penyimpanan di meja kerja maupun di lemari buku.
Klik gambar untuk info detail:
Baca Juga: Inspirasi lemari kabinet kayu minimalis untuk hunian tertata
Kesalahan umum saat memasang lemari plastik
Proses pemasangan lemari akan terasa lebih mudah jika dilakukan dengan persiapan yang matang. Adapun beberapa kesalahan yang sebaiknya dihindari:
-
Tidak mengukur luas ruangan sebelum mulai merakit.
-
Tidak mengikuti urutan perakitan sesuai petunjuk pemasangan.
-
Memasang lemari di lantai yang tidak rata.
-
Tidak mengencangkan baut dan pengunci hingga sempurna.
-
Menempatkan lemari terlalu rapat dengan dinding atau furnitur lain.
-
Tidak melakukan pengecekan ulang setelah semua komponen terpasang.
-
Langsung mengisi lemari dengan beban berat tanpa memastikan kestabilannya.
Cara mengatur isi lemari agar penyimpanan lebih maksimal
Lemari yang sudah terpasang akan terasa lebih fungsional jika isi di dalamnya ditata dengan baik. Penataan yang rapi juga memudahkan Anda menemukan barang.
Anda bisa mengatur isi lemari dengan cara-cara di bawah ini:
-
Kelompokkan barang berdasarkan jenis dan fungsinya.
-
Letakkan pakaian yang sering dipakai di area yang mudah dijangkau.
-
Gunakan rak untuk pakaian lipat agar susunannya tetap rapi.
-
Simpan pakaian gantung pada area dengan ruang vertikal yang cukup.
-
Manfaatkan laci untuk menyimpan pakaian dalam, aksesori, atau barang kecil.
-
Hindari mengisi lemari terlalu penuh agar sirkulasi penyimpanan tetap baik.
-
Beri pembatas pada setiap kompartemen sesuai kebutuhan.
-
Kembalikan setiap barang ke tempatnya setelah digunakan.
Ide menggunakan lemari atau rak plastik
Lemari atau rak plastik tidak hanya cocok digunakan sebagai tempat menyimpan pakaian. Furnitur ini juga dapat dimanfaatkan di berbagai ruangan untuk membantu menjaga rumah tetap rapi dan lebih mudah diatur.
Berikut ini adalah ide penempatan lemari sesuai ruangan:
1. Kamar tidur dan ruangan pakaian
Lemari plastik dapat digunakan untuk menyimpan pakaian, tas, seprai, maupun perlengkapan pribadi agar tidak mudah berdebu. Penataan yang rapi juga membuat kamar terlihat lebih bersih dan nyaman digunakan setiap hari.
Atur isi lemari berdasarkan frekuensi pemakaian agar barang lebih mudah ditemukan. Dengan cara ini, aktivitas berpakaian menjadi lebih praktis tanpa membuat isi lemari kembali berantakan.
2. Kamar mandi dan laundry
Rak plastik menjadi pilihan yang praktis untuk menyimpan deterjen, pelembut pakaian, perlengkapan mandi, hingga handuk. Bobotnya yang ringan juga memudahkan rak dipindahkan saat membersihkan ruangan.
Selain itu, rak plastik membantu memanfaatkan ruang kosong tanpa membuat area terasa sempit. Penyimpanan yang tertata membuat perlengkapan sehari-hari lebih mudah dijangkau ketika dibutuhkan.
3. Kamar anak dan area multifungsi
Di kamar anak, lemari atau rak plastik dapat digunakan untuk menyimpan mainan, buku, pakaian, maupun perlengkapan sekolah. Penataan yang sederhana membantu anak belajar mengembalikan barang ke tempatnya setelah selesai digunakan.
Untuk area multifungsi, rak plastik juga dapat dimanfaatkan sebagai penyimpanan tambahan agar ruangan tetap rapi. Solusi ini cocok digunakan pada ruang kerja, ruang keluarga, maupun sudut rumah.
Tips merawat lemari agar Awet
Agar lemari tetap awet dan berfungsi dengan baik, Anda bisa melakukan beberapa langkah berikut:
-
Bersihkan permukaan lemari secara rutin menggunakan kain lembut.
-
Hindari menyimpan pakaian atau barang yang masih basah di dalam lemari.
-
Jangan mengisi lemari melebihi kapasitas agar rangka tetap kuat.
-
Rapikan isi lemari secara berkala untuk menjaga sirkulasi penyimpanan.
-
Kencangkan kembali baut atau pengunci jika mulai terasa longgar.
-
Letakkan lemari di permukaan yang rata agar tetap stabil.
-
Jaga sirkulasi udara di sekitar lemari, terutama di ruangan yang lembap.
Temukan Lemari IKEA yang Sesuai dengan Kebutuhan Anda
Merakit lemari IKEA PAX akan terasa lebih mudah jika dilakukan secara bertahap, mulai dari mengukur ruangan hingga memastikan setiap komponen terpasang dengan baik.
Jika Anda sedang mencari lemari untuk kamar tidur, ruang penyimpanan, maupun area multifungsi di rumah, IKEA menyediakan beragam koleksi dengan desain lemari modern dan pilihan ukuran yang beragam.
Kunjungi IKEA.co.id untuk menemukan lemari yang sesuai dengan kebutuhan, gaya interior, dan kapasitas penyimpanan yang Anda inginkan.
FAQ
Ya, lemari IKEA PAX dapat dibongkar dan dirakit kembali jika diperlukan, misalnya saat pindah rumah. Namun, proses pembongkaran sebaiknya dilakukan dengan hati-hati agar panel, engsel, dan pengunci tidak mengalami kerusakan.
Waktu perakitan bergantung pada ukuran lemari dan jumlah aksesori yang dipasang. Secara umum, proses pemasangan dapat memakan waktu sekitar 2–5 jam jika dikerjakan sesuai petunjuk dan semua peralatan sudah disiapkan.
Disarankan untuk memasang atau menambatkan lemari PAX ke dinding menggunakan perangkat pengaman yang disediakan. Langkah ini membantu menjaga kestabilan lemari serta mengurangi risiko terguling, terutama jika pintu atau laci sering dibuka.
Beberapa peralatan yang umumnya dibutuhkan antara lain obeng, palu karet, meteran, waterpass, dan bor jika lemari akan dipasang menggunakan penahan dinding. Pastikan juga semua komponen tersedia sebelum proses perakitan dimulai.
Ya, salah satu keunggulan sistem PAX adalah fleksibilitasnya. Anda dapat menambahkan rak, laci, rel gantungan, kotak penyimpanan, maupun aksesori lainnya sesuai kebutuhan tanpa harus mengganti seluruh lemari.