Lalat yang masuk ke rumah bisa mengganggu kenyamanan, terutama saat berkumpul di dapur atau area makan. Kehadirannya juga perlu diwaspadai karena lalat dapat membawa kotoran dan berpindah ke makanan.

Ada beberapa cara mengusir lalat yang bisa dilakukan dengan mudah, mulai dari bahan alami hingga produk pembasmi serangga. Untuk mengetahuinya, mari simak pembahasannya di bawah ini.

Perlu diketahui:

menjaga kebersihan, menutup makanan, dan membatasi akses lalat menjadi langkah penting untuk menjaga rumah tetap nyaman. Gunakan metode pengusiran yang sesuai serta produk pendukung untuk membantu mencegah lalat datang kembali.

Cara mengusir lalat dengan metode alami hingga bahan kimia

Cara mengusir lalat dapat disesuaikan dengan kondisi rumah dan tingkat gangguannya. Mulai dari bahan alami, perangkap sederhana, hingga produk pembasmi serangga dapat menjadi pilihan.

Berikut ini adalah cara-caranya:

1. Gunakan tanaman dan daun herbal

Tanaman herbal dengan aroma kuat dapat membantu membuat lalat enggan mendekati area tertentu. Kemangi, pandan, daun salam, mint, lavender, dan serai bisa ditempatkan di dapur, dekat pintu, atau jendela.

Letakkan daun segar atau tanaman dalam pot di area yang sering didatangi lalat. Ganti daun secara berkala agar aromanya tetap kuat.

2. Gunakan kulit jeruk dan bumbu dapur

Kulit jeruk, lemon, atau jeruk nipis dapat diletakkan di meja dan area dapur untuk memberikan aroma yang tidak disukai lalat. Anda juga dapat menambahkan cengkeh agar aromanya lebih kuat.

Bahan lain seperti irisan timun, bawang putih, cabai, kayu manis, atau daun salam dapat ditempatkan dalam wadah terbuka. Ganti bahan secara rutin agar tetap efektif dan tidak menjadi sumber bau.

3. Pakai minyak esensial

Minyak esensial dengan aroma serai, peppermint, lavender, atau eucalyptus dapat digunakan sebagai semprotan pengusir lalat. 

Campurkan beberapa tetes minyak esensial dengan air dalam botol semprot, lalu aplikasikan di sudut ruangan, dekat pintu, dan area yang sering didatangi lalat.

Semprotan berbahan jahe, cuka, atau sedikit sabun cuci piring juga dapat menjadi alternatif. Hindari menyemprotkan campuran langsung ke makanan dan jauhkan dari jangkauan anak-anak serta hewan peliharaan.

4. Gunakan cuka apel dan sabun

Cuka apel dapat digunakan sebagai bahan utama perangkap lalat sederhana di rumah. Tuangkan sekitar sepertiga hingga setengah wadah cuka apel, lalu tambahkan beberapa tetes sabun cuci piring.

Tutup wadah dengan plastik wrap dan buat beberapa lubang kecil di permukaannya. Letakkan perangkap di area yang banyak lalat, lalu ganti isinya secara berkala.

5. Manfaatkan buah busuk

Buah yang sudah terlalu matang dapat dimanfaatkan sebagai umpan dalam perangkap lalat. Masukkan potongan buah ke dalam wadah, kemudian tutup dengan plastik dan buat beberapa lubang kecil.

Lalat akan tertarik masuk ke dalam wadah karena aroma buah. Gunakan cara yang sama dengan botol plastik bekas berisi sisa buah atau air gula.

6. Gunakan kantong plastik berisi air

Kantong plastik bening berisi air dapat digantung di dekat pintu, jendela, atau area masuk rumah. Pantulan dan bias cahaya dipercaya dapat mengganggu penglihatan lalat sehingga membuatnya enggan mendekat.

Cara ini masih memiliki hasil yang beragam dan mekanismenya belum sepenuhnya konsisten secara ilmiah. Anda dapat mencobanya sebagai metode tambahan yang murah dan mudah dilakukan.

7. Usir dengan kipas angin

Aliran udara dari kipas dapat membuat lalat kesulitan terbang dan mendarat dengan stabil. Arahkan kipas ke pintu atau jendela yang terbuka untuk membantu menghalangi lalat masuk.

Penempatan kipas di jalur masuk dapat membuat metode ini lebih efektif. Cara ini juga dapat digunakan sebagai pelengkap saat pintu atau jendela rumah sedang terbuka.

8. Pasang kawat nyamuk

Kawat nyamuk atau kasa dapat menjadi penghalang fisik agar lalat tidak mudah masuk ke rumah. Pasang pada jendela, ventilasi, atau pintu yang sering dibuka.

Pilih mesh yang cukup rapat dan pastikan tidak terdapat celah di sekitar pemasangan. Cara ini membantu mencegah lalat masuk secara berkelanjutan tanpa menggunakan bahan kimia.

9. Buat perangkap dari cahaya UV

Perangkap cahaya UV dapat menarik lalat menggunakan cahaya lalu menjebaknya dengan lem atau perangkat listrik. Alat ini dapat ditempatkan di area yang sering didatangi lalat, seperti dapur, gudang, atau area semi-terbuka.

Alternatif lain yang lebih sederhana adalah kertas lem atau sticky trap. Raket listrik juga dapat digunakan untuk membasmi lalat yang terlihat secara langsung dengan mengikuti petunjuk penggunaan.

10. Gunakan semprotan antilalat dan pestisida

Semprotan antilalat dan pestisida dapat menjadi pilihan terakhir saat jumlah lalat sudah sulit dikendalikan. Pilih produk yang memiliki label jelas untuk lalat rumah dan gunakan sesuai dosis serta petunjuk pada kemasan.

Hindari menyemprotkan produk ke makanan atau permukaan yang bersentuhan langsung dengan makanan. Jauhkan produk dari anak-anak dan hewan peliharaan, lalu pastikan ruangan memiliki ventilasi yang baik setelah penggunaan.

Loading offers...

Loading offers...

Rekomendasi produk IKEA untuk mencegah lalat di rumah

Selain menggunakan perangkap atau pengusiran, menjaga makanan dan sampah tetap tertutup dapat membantu mengurangi daya tarik lalat. IKEA memiliki berbagai produk untuk membantu menyimpan makanan dan menjaga area rumah tetap lebih higienis.

Berikut ini adalah rekomendasinya:

1. ARV BRÖLLOP tempat saji dengan penutup

ARV BRÖLLOP Tempat saji dengan penutup, kaca bening, 29 cm

ARV BRÖLLOP dapat digunakan untuk menyajikan kue, keju, atau makanan lainnya dengan lebih rapi. Penutupnya membantu melindungi makanan dari lalat dan debu saat disajikan.

Desain tempat saji juga membuat hidangan terlihat lebih menarik di meja makan. Produk ini cocok digunakan saat menyajikan makanan dalam waktu yang cukup lama.

2. IKEA 365+ wadah makanan dengan penutup

 IKEA 365+ Wadah makanan dengan penutup, bulat kaca/plastik, 400 ml

IKEA 365+ dapat digunakan untuk menyimpan sisa makanan agar tetap tertutup dan terlindungi. Penutup yang mengunci juga membantu mengurangi risiko makanan terpapar udara dan kotoran.

Wadah berbahan kaca tidak mudah menyerap bau atau warna dari makanan. Produk ini dapat digunakan untuk menyimpan makanan di rumah maupun membawanya saat bepergian.

3. KNÖCKLA tempat sampah berpedal

 KNÖCKLA Tempat sampah berpedal, abu-abu tua, 50 l

KNÖCKLA memiliki tutup yang membantu menjaga sampah tetap tertutup sehingga dapat mengurangi akses lalat ke sumber makanan. Mekanisme pedal memungkinkan tempat sampah dibuka tanpa menyentuh tutup secara langsung.

Bagian dalamnya dilengkapi cincin untuk menahan dan menyembunyikan kantong sampah. Sudut yang membulat juga membuat tempat sampah lebih mudah dibersihkan.

4. SHINPO tudung saji persegi

 SHINPO Tudung saji persegi l putih/kuning

SHINPO dapat digunakan untuk menutup makanan dan minuman yang sedang disajikan di meja makan. Tudungnya membantu menjaga makanan tetap lebih higienis serta melindunginya dari lalat dan debu.

Produk ini terbuat dari plastik yang aman untuk kontak dengan makanan dan bebas BPA. Desain berlubangnya membantu mengurangi kelembapan, sementara permukaannya mudah dibersihkan.

5. KORKEN stoples dengan penutup

 KORKEN Stoples dengan penutup, kaca bening, 1 l

KORKEN dapat digunakan untuk menyimpan makanan kering seperti pasta, granola, teh, atau biskuit. Penutup dengan segel karet membantu menjaga isi tetap terlindungi dan mengurangi paparan udara.

Stoples ini juga tidak mudah menyerap bau atau berubah warna setelah digunakan. Tutupnya yang kedap udara dan antibocor membuatnya cocok untuk menyimpan berbagai bahan makanan di dapur.

Baca juga: Cara mengatasi rayap di kamar, ruang keluarga, dan dapur

Jaga rumah tetap bersih dan bebas lalat

Mengusir lalat dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan rumah, menutup makanan, membuang sampah secara rutin, serta menggunakan perangkap atau penghalang fisik. Pilih metode yang sesuai dengan kondisi rumah dan tingkat gangguan lalat.

IKEA juga memiliki berbagai pilihan produk yang dapat membantu mencegah makanan terpapar lalat dan menjaga area rumah tetap lebih rapi. Temukan berbagai solusi penyimpanan dan perlengkapan rumah untuk membantu menjaga rumah tetap nyaman melalui IKEA.co.id. 

FAQ

Lalat biasanya tertarik pada makanan, minuman manis, sampah, sisa makanan, dan bahan organik yang membusuk. Area yang lembap dan kurang bersih juga dapat menjadi tempat yang menarik bagi lalat.

Lalat dapat berkembang biak di tempat yang memiliki sumber makanan dan bahan organik yang sesuai. Sampah, sisa makanan, serta saluran atau area lembap yang kotor dapat menjadi lokasi yang perlu diperhatikan.

Jaga makanan tetap tertutup, buang sampah secara rutin, dan bersihkan sisa makanan yang tercecer. Periksa juga jendela, pintu, serta ventilasi untuk memastikan tidak ada celah yang mudah dilewati lalat.

Lalat dapat masuk dari luar melalui pintu, jendela, ventilasi, atau celah kecil lainnya. Sumbernya juga bisa berasal dari area tersembunyi seperti tempat sampah, saluran pembuangan, atau sisa bahan organik.

Lalat dapat membawa mikroorganisme dari tempat yang kotor dan memindahkannya ke permukaan atau makanan yang dihinggapinya. Karena itu, makanan sebaiknya selalu ditutup dan tidak dibiarkan terbuka terlalu lama.