Ruang kerja di rumah adalah area yang membantu aktivitas kerja lebih mudah dimulai, lebih nyaman dijalani, dan lebih ringan dibereskan. Panduan ini membahas panduan menata titik kerja, meja, kursi, cahaya, storage, dan batas area untuk workspace harian yang bisa Anda terapkan tanpa ruang kerja khusus.

meja multifungsi untuk ruang kerja di rumah dengan cahaya alami

Caption: Ruang kerja di rumah tidak selalu perlu ruangan khusus. Area yang terang, rapi, dan mudah dipakai bisa menjadi sudut kerja yang nyaman untuk aktivitas harian.

Manfaat memiliki ruang kerja di rumah; produktivitas tinggi, sekaligus lebih nyaman saat beristirahat

Menggabungkan ruang kerja dan area istirahat memberikan banyak manfaat, baik untuk kesehatan fisik maupun mental Anda. Dengan memiliki ruang khusus untuk bekerja dan beristirahat, anda dapat mengurangi stres, meningkatkan kualitas tidur, dan menjaga kesehatan tubuh.

Ruangan ini memungkinkan anda untuk lebih fokus saat bekerja dan lebih mudah untuk bersantai saat istirahat. Pada artikel ini, kami merangkumkan 6 cara ringkas membuat ruang kerja di rumah lebih nyaman, sekaligus tetap meningkatkan produktivitas Anda.

6 cara membuat ruang kerja di rumah lebih nyaman

Sudut kerja di rumah bisa dibuat lebih nyaman dengan 6 hal sederhana: pilih area yang minim gangguan, siapkan permukaan kerja yang cukup, gunakan kursi yang mendukung tubuh, atur cahaya, siapkan storage, dan buat batas kecil setelah selesai bekerja.

Tidak apa-apa kalau ruang kerja Anda belum memiliki semua peralatan yang ada dalam wishlist Anda. Selama area itu bisa membantu Anda bekerja lebih nyaman saat dipakai, lalu mudah kembali menjadi bagian dari rumah setelah selesai, maka ruang kerja impian pun tetap bisa diwujudkan.

1. Pilih area kerja yang paling ideal; yaitu minim gangguan dan memiliki sisa ruang untuk pengaturan area kerja.

Titik kerja ideal adalah area yang biasanya minim gangguan; tidak terlalu sering dilewati penghuni rumah lainnya, tidak terlalu dekat dengan sumber distraksi seperti TV atau alat elektronik lainnya, serta masih punya sisa ruang cukup untuk kegiatan seperti duduk, membuka laptop, dan bisa menyimpan alat-alat kerja lainnya. Tentunya menjadi poin positif juga jika sisa sudut area yang Anda pilih muat untuk area meja dan kursi kerja sendiri. Area seperti ini membantu Anda lebih mudah mulai kerja tanpa perlu terus memindahkan barang atau menggeser furnitur setiap kali ingin mulai bekerja di rumah.

Sebelum menentukan area titik kerja/sudut area kerja, cek beberapa hal di bawah ini:

  • Seberapa ramai area tersebut? Pilih area yang tidak terlalu sering dilewati anggota keluarga. Jika tidak bisa sepenuhnya tenang, memilih sisi ruangan yang paling jarang dilewati juga bisa menjadi pilihan alternatif.
  • Apakah pencahayaan ruangan cukup? Area dekat jendela bisa membantu pencahayaan yang memadani saat siang hari. Pastikan juga arah cahaya jendela tidak langsung memantul ke layar. Jika area cukup gelap atau rentan gelap ketika cuaca berubah, maka siapkan lampu kerja tambahan.
  • Apakah ada ruang untuk duduk dan bergerak? Pastikan kursi masih bisa ditarik, kaki bisa bergerak, dan meja tidak menghalangi jalur utama di rumah.
  • Apakah barang kerja bisa dibereskan setelah selesai? Ini penting jika area kerja berada di meja makan, ruang keluarga, atau kamar. Pilih titik yang memungkinkan barang kerja masuk kembali ke tray, box, atau storage kecil.

Beberapa area rumah punya kelebihan dan hal yang perlu diperhatikan:

  • Sudut kamar cocok untuk kerja fokus karena biasanya memiliki suasana yang tenang dan mampu mengurangi suara bising dari area tengah rumah. Perlu diperhatikan, area ini perlu "pembatas" sederhana agar tidak mengganggu fungsi utama kamar tidur sebagai tempat istirahat.
  • Sisi dinding/pojok ruang tamu cocok untuk kerja fleksibel karena lebih mudah diakses. Namun, area ini bisa lebih mudah terganggu aktivitas keluarga.
  • Area dekat jendela cocok untuk mendapat cahaya alami yang bisa membantu hasil kamera laptop Anda menangkap gambar yang jernih. Sehingga Anda tidak perlu berpindah ruangan untuk menyesuaikan tampilan video, Namun perlu diperhatikan, arah datangnya cahaya perlu disesuaikan agar tidak menyilaukan mata dan meredam tampilan layar laptop. Jika hal ini terjadi, Anda bisa pertimbangkan filtrase jendela.
  • Meja makan cocok untuk kerja fokus sementara. Baiknya dilengkapi dengan wadah atau storage kosong untuk menyimpan kembali peralatan kerja setelah selesai dipakai, Sehingga, meja makan bisa berfungsi kembali tanpa harus memindahkan tata letak meja.

Jika Anda punya ruang kerja tetap, pilih satu titik yang paling stabil untuk dipakai berulang. Dengan begitu, meja, kursi, lampu, dan storage bisa ditata lebih konsisten.

sofa-BÅRSLÖV-meja-BJÖRKÅSEN-ruang-keluarga

Caption: Ruang keluarga juga bisa menjadi area kerja sementara jika Anda nyaman bekerja dari sofa. Meja portable membantu laptop, notebook, atau minuman tetap berada dalam jangkauan.

Jika Anda memiliki ruangan yang terbatas, tentu tidak apa-apa. Bahkan, hanya dengan sedikit mengubah arah duduk saat kerja sudah bisa membantu konsentrasi layaknya ruang kerja di kantor. Anda bisa menghadapkan kursi mengarah ke dinding, jendela samping, atau sisi ruangan yang lebih tenang. Mengubah arah duduk adalah alternatif membuat batasan area kerja terasa lebih jelas tanpa perlu menambah sekat besar.

2. Gunakan permukaan kerja yang cukup untuk laptop dan aktivitas kerja, termasuk jika memakai meja makan

Permukaan kerja dapat dikatakan cukup jika area yang dipilih dapat memuat laptop, mouse, buku catatan/jurnal, dan menyisakan pergerakan tangan.

Ukuran area ini tidak harus besar. Patokan utamanya adalah posisi tubuh yang duduk tidak ikut “mengalah” saat bekerja. Maksudnya, jika meja yang dipilih masih membuat postur harus sedikit membungkuk untuk menyesuaikan pandangan ke laptop, bisa juga ketika area pergerakan tangan terasa sempit, bahkan leher terlalu menunduk ke arah layar. Jika kedua hal ini terjadi, maka Anda bisa pertimbangkan area lain, atau menggeser beberapa perabot sekitar meja untuk menyisakan area lebih besar untuk bekerja.

Selain meja kerja khusus, meja makan juga bisa menjadi spot kerja utama yang bisa langsung dipakai. Agar meja makan tetap dapat berfungsi sebagai area kerja yang kondusif sekaligus area makan keluarga, kuncinya ada pada penggunaan kotak penyimpanan sebagai “rumah” untuk segala alat kerja.

Contoh, box seperti KUGGIS bisa jadi tempat pulang untuk charger, earphone, alat tulis, dan dokumen kecil. Saat mulai kerja, ambil satu box. Setelah selesai, semua bisa kembali ke tempat penyimpanan, dan meja kerja dapat berfungsi seperti biasa.

Jika Anda senang memiliki spot kerja yang beragam; sofa, kamar tidur, atau sudut rumah lain, meja portable BJÖRKÅSEN atau laptop support ÖJULF bisa membantu membuat permukaan kerja lebih stabil. Jadi, laptop tidak perlu terlalu lama berada langsung di pangkuan, dan area rumah yang dipakai bekerja tetap lebih mudah dirapikan setelah selesai.

3. Pilih kursi kerja ergonomis yang membuat posisi tubuh lebih stabil saat duduk lama

Kursi untuk kerja dari rumah sebaiknya memiliki desain ergonomis, yaitu membuat punggung bisa bersandar, kaki bisa menapak, dan tubuh tidak membungkuk selama bekerja.

Kenyamanan kursi kerja sangat mempengaruhi produktivitas. Kursi yang tidak nyaman bisa menyebabkan sakit punggung, leher, atau tubuh yang tegang. Oleh karena itu, kursi kerja yang memang di desain ergonomis merupakan pilihan yang bijak untuk bekerja dari rumah dan dalam jangka waktu lama. Selain itu, kursi ini juga cocok untuk ditempatkan di meja kerja tersendiri, meja makan, maupun di sudut rumah lainnya.

FLINTAN-working-chair

Caption: Jika Anda bekerja lama di satu sudut yang sama, kursi dengan sandaran dan dudukan yang stabil bisa membantu tubuh terasa lebih didukung.

Jika masih memakai kursi makan, tentu saja tidak apa-apa. Kursi makan juga tetap bisa menjadi kursi kerja yang nyaman. Ada penyesuaian sederhana yang bisa Anda lakukan: tambah bantalan duduk, bantal kecil di punggung, atau pijakan kaki jika kaki belum menapak dengan nyaman.

4. Atur pencahayaan ruangan agar layar komputer/laptop, buku catatan, serta pandangan mata tetap nyaman selama bekerja

Pengaturan pencahayaan yang tepat merupakan kunci menciptakan ruang kerja yang nyaman dan fungsional: tingkat cahaya tidak memantulkan layar laptop/komputer, membuat dokumen cetak dan catatan di buku mudah dibaca, serta menjaga mata Anda agar tidak mudah lelah ketika menatap layar dalam jangka waktu panjang.

Oleh karena itu, pastikan ruang kerja Anda memiliki pencahayaan yang cukup, baik dari sinar matahari maupun lampu buatan. Gunakan lampu meja atau lampu gantung yang berdesain minimalis. Lampu meja atau lampu gantung adalah pilihan pencahayaan yang tepat untuk ruang kerja minimalis.

lTROTTEN-desk-stand

Caption: Sudut kerja yang nyaman biasanya didukung oleh cahaya yang cukup dan permukaan meja yang lebih teratur. Lampu meja membantu menerangi area kerja, sementara VATTENKAR, yaitu laptop stand dengan ruang penyimpanan di bawahnya, membantu menjaga laptop, catatan, dan perlengkapan harian tetap mudah dijangkau tanpa memenuhi meja.

Saat sore atau malam, lampu utama ruangan sering belum cukup untuk kerja. Lampu kerja membantu menerangi area meja tanpa membuat seluruh ruangan terlalu terang. Arahkan cahaya ke meja atau keyboard, bukan langsung ke mata atau layar.

Untuk ide lebih lengkap, Anda bisa membaca Tips dan manfaat menata lampu pada ruang kerja di rumah.

5. Siapkan storage peralatan kerja yang mudah dijangkau atau mudah dibawa

Storage kerja berfungsi sebagai tempat “pulang” untuk charger, alat tulis, earphone, dokumen, dan notebook setelah selesai dipakai. Dengan begitu, barang kerja tidak tersebar di meja makan, sofa, kamar, atau ruang keluarga. Jika area kerja Anda sering berpindah atau masih memakai meja makan sebagai workspace, satu box seperti KUGGIS bisa membantu semua perlengkapan kerja tetap terkumpul di satu tempat dan mudah dipindahkan saat dibutuhkan.

Tujuannya bukan hanya meja terlihat rapi. Storage membantu Anda punya satu tempat khusus untuk barang kerja, jadi proses mulai kerja dan selesai kerja terasa lebih ringan. Ambil satu wadah, mulai bekerja. Masukkan kembali setelah selesai. Sedikit lebih rapi, pikiran juga bisa ikut lebih lega.

Jika nantinya Anda punya meja kerja yang lebih tetap, organizer seperti DRÖNJÖNS untuk alat tulis, VATTENKAR untuk perlengkapan kerja harian, atau SÄTTING untuk merapikan kabel dan charger bisa membantu menjaga permukaan meja tetap lebih teratur.

Good to know: Jika sering berpindah tempat saat kerja dari rumah, satu box kecil seperti KUGGIS bisa menjadi “workspace berjalan” untuk charger, earphone, alat tulis, dan notebook. Setelah selesai, semuanya bisa kembali ke box yang sama agar meja makan, sofa, atau kamar lebih mudah rapi lagi.

6. Buat batas kecil antara waktu kerja dan waktu di rumah

Batas area kerja membantu memberi tanda kapan waktunya bekerja dan kapan waktunya berhenti. Bentuknya tidak harus sekat atau ruangan khusus. Untuk meja kerja tetap, batas bisa berupa lampu meja, arah meja, rak kecil, atau organizer. Untuk yang sering berpindah tempat, batasnya bisa berupa kebiasaan kecil yang dilakukan setiap selesai kerja.

Misalnya, tutup laptop, rapikan charger, masukkan notebook ke box, lalu matikan lampu kerja. Tanda-tanda kecil ini membantu meja makan kembali jadi tempat makan, sofa kembali jadi tempat santai, dan kamar kembali terasa sebagai tempat istirahat.

Tidak apa-apa kalau batasnya sederhana. Yang penting, pekerjaan tidak terus “terlihat” di semua sudut rumah setelah hari kerja selesai.

Cek sudut rumah yang akan dipakai bekerja sebelum membeli perlengkapan baru

Kadang, sudut kerja bisa terasa lebih nyaman hanya dengan mengubah arah duduk, menambah lampu meja, atau menyiapkan satu box kecil untuk charger dan alat tulis.

Yang dicek Kondisi yang perlu diperhatikan Penyesuaian yang bisa dicoba
Titik kerja Sering dilewati, dekat TV, dekat kasur, atau terlalu ramai Pindah ke sudut lebih tenang, ubah arah duduk, atau pilih 2 titik kerja yang lebih nyaman
Permukaan meja Terlalu kecil, cepat penuh, atau dipakai untuk makan dan kerja Gunakan tray kerja, meja ramping, meja lipat, atau meja dengan laci
Kursi Punggung tidak tersandar, kaki menggantung, atau tubuh membungkuk Tambah bantalan, pijakan kaki, atau pilih kursi dengan sandaran
Cahaya Layar silau, ruangan redup, atau lampu tidak mengarah ke area kerja Ubah posisi meja, tambah lampu kerja, atau gunakan tirai tipis
Storage Charger, dokumen, alat tulis, dan barang rumah bercampur Pakai pouch, tray, box, rak dinding, atau pegboard
Batas area Kerja bercampur dengan makan, tidur, atau bersantai Gunakan lampu meja, rak kecil, karpet, atau ritual beres-beres

Perlu diperhatikan juga, tidak semuanya perlu diganti sekaligus. Kalau meja makan cepat penuh, mulai dari tray atau box kerja. Jika Anda sering pindah tempat, pilih storage dan lampu yang mudah dipindah.

Sudut rumah mana yang paling pas dipakai untuk bekerja?

Sudut rumah yang paling pas untuk bekerja adalah area yang mendukung kebutuhan kerja Anda; kamar tidur yang lebih tenang, ruang keluarga dengan sisa pojok ruangan yang cocok untuk bekerja, meja makan, hingga area rumah yang dekat jendela dengan cahaya alami.

Secara garis besar, idealnya, ruang kerja harus ditempatkan di area yang tenang dan jauh dari gangguan. Lokasi rumah mana pun yang Anda pilih nantinya, pastikan lokasi tersebut memberikan cukup ruang untuk meletakkan meja dan kursi kerja, serta tidak mengganggu aktivitas lain di rumah.

Dengan memilih lokasi yang tepat, Anda bisa menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan mendukung produktivitas.

Berikut beberapa rekomendasi ruang kerja di rumah yang bisa Anda pertimbangkan:

Kamar tidur juga cocok untuk dipakai sebagai area bekerja, asalkan ada batasan pada area yang dipakai untuk tidur

Kamar tidur bisa menjadi tempat kerja yang lebih tenang jika meja diarahkan ke dinding, jendela, atau sisi ruangan yang tidak langsung menghadap kasur. Arah ini membantu sudut kerja terasa punya fungsi sendiri, meski masih berada di ruangan yang sama dengan tempat istirahat.

FJÄLLBO-meja-serbaguna

Caption: Kadang, satu sudut kecil sudah cukup menjadi spot favorit untuk bekerja. Tambahkan meja, kursi, dan lampu yang sesuai agar area ini terasa jelas tanpa perlu ruangan khusus.

Tips: Setelah selesai bekerja, simpan laptop, charger, dan catatan agar kamar tidak terasa seperti kantor sepanjang hari. Lampu meja, storage kecil, dan kursi yang mudah dirapikan bisa membantu memberi batas sederhana.

Ruang keluarga merupakan tempat fleksibel untuk berkumpul dan melakukan pekerjaan ringan; membaca dokumen, membalas e-mail, hingga sekedar santai membuka laptop

Ruang keluarga atau ruang tamu bisa jadi pilihan saat Anda butuh tempat kerja yang lebih santai untuk membaca dokumen, membalas email, menyusun ide, atau hanya sekadar membuka laptop di tengah aktivitas. Agar tetap nyaman, siapkan permukaan yang stabil untuk laptop, cahaya yang cukup, dan posisi duduk yang tidak membuat tubuh cepat lelah.

laptop-support-ÖJULF

Caption: Untuk yang sering berpindah tempat saat kerja dari rumah, laptop support ÖJULF bisa memberikan kenyamanan tersendiri saat bekerja dari sofa

Tips: Jika bekerja dari sofa, laptop support atau meja portable bisa membantu agar laptop tidak langsung berada di pangkuan terlalu lama. Tray kecil juga bisa dipakai untuk menaruh mouse, minuman, atau notebook. Setelah selesai, simpan kembali perlengkapan kerja agar ruang keluarga tetap terasa sebagai tempat berkumpul dan bersantai.

Meja makan juga bisa jadi tempat kerja sementara yang ideal tanpa memerlukan banyak persiapan dan dekorasi

Meja makan sering jadi pilihan paling masuk akal kalau belum ada meja kerja khusus. Permukaannya biasanya cukup luas untuk laptop, notebook, dan minuman. Hanya saja, karena meja ini juga dipakai untuk makan atau berkumpul, barang kerja sebaiknya mudah dipindahkan setelah selesai.

Coba siapkan satu tray, pouch, atau box kecil untuk charger, earphone, alat tulis, dan catatan. Saat mau mulai kerja, tinggal ambil satu tempat itu. Setelah selesai, semua bisa masuk kembali ke sana. Meja makan pun lebih mudah kembali ke fungsi awalnya tanpa perlu beres-beres terlalu banyak.

Dekat jendela enak untuk kerja siang hari, asal layar tidak silau

Area dekat jendela bisa terasa menyenangkan untuk bekerja karena mendapat cahaya alami. Ini bisa membantu saat membaca, menulis, atau bekerja dengan laptop di siang hari. Tapi arah cahaya setiap rumah berbeda, jadi tetap cek dari posisi duduk Anda.

UTÅKER-stackable-bed-near-window-and-table-to-work

Caption: Area dekat jendela bisa membantu ruang kerja terasa lebih terang di siang hari. Pastikan arah cahaya tidak langsung memantul ke layar agar mata tetap nyaman.

Sudut kecil juga bisa dipakai, selama masih nyaman dilewati

Sudut kecil bisa jadi area kerja kalau masih ada ruang untuk duduk, membuka laptop, dan bergerak di sekitarnya. Untuk area seperti ini, pilih furnitur yang tidak membuat ruangan terasa penuh, seperti meja ramping, meja lipat, meja sudut, kursi yang bisa masuk ke bawah meja, rak dinding, atau kabinet kecil.

Mulai dari yang paling dibutuhkan dulu: tempat untuk laptop, posisi duduk yang cukup nyaman, dan cahaya yang cukup. Kalau nanti mulai terasa penuh, baru tambahkan storage kecil seperti box, rak dinding, atau tray.

Untuk ide tambahan, Anda bisa membaca Tips Menata Ruang Kerja.

Apa yang membuat sudut kerja di rumah terasa kurang nyaman?

Sudut kerja di rumah bisa terasa kurang nyaman saat posisi duduk, cahaya, barang, dan aktivitas rumah saling mengganggu. Tanda-tandanya biasanya cukup mudah dikenali: badan cepat pegal, meja cepat penuh, mata kurang nyaman, atau fokus mudah pecah.

Kabar baiknya, masing-masing bisa dicek satu per satu tanpa harus langsung menata ulang seluruh rumah.

Tubuh cepat pegal bisa jadi karena meja dan kursi belum pas

Tubuh cepat pegal sering terjadi saat tinggi meja dan kursi belum saling mendukung. Meja yang terlalu tinggi bisa membuat bahu ikut naik. Meja yang terlalu rendah bisa membuat tubuh menunduk. Kursi yang terlalu tinggi bisa membuat kaki menggantung, sementara kursi yang terlalu rendah bisa membuat tangan bekerja di posisi yang kurang nyaman.

Coba cek dari posisi duduk Anda:

  • Apakah punggung bisa bersandar?
  • Apakah kaki bisa menapak lantai?
  • Apakah tangan bisa mengetik tanpa bahu terasa naik?
  • Apakah layar laptop membuat leher terlalu menunduk?

Tips: mulai dari penyesuaian kecil dulu. Tambahkan bantalan, gunakan pijakan kaki, atau ubah posisi laptop agar tubuh tidak terus “mengalah” saat bekerja. Tidak harus langsung mengganti semua furnitur.

Meja cepat penuh saat barang kerja tidak punya tempat sendiri

Meja cepat penuh biasanya terjadi saat charger, dokumen, alat tulis, earphone, dan barang rumah bercampur di satu permukaan. Ini wajar di rumah, apalagi jika meja yang sama juga dipakai untuk makan, belajar, atau aktivitas keluarga.

Tapi jika semua barang terus tinggal di meja, sudut kerja bisa terasa sempit meski ukuran mejanya sebenarnya cukup. Yang bisa disiapkan:

  • tray untuk barang yang sering dipakai
  • pouch untuk charger, earphone, atau kabel kecil
  • box untuk dokumen dan notebook
  • laci kecil atau rak untuk barang cadangan

Tips: beri barang kerja satu tempat untuk kembali. Barang yang dipakai setiap hari bisa tetap dekat, sementara barang yang jarang dipakai bisa disimpan di tempat lain. Dengan begitu, meja lebih mudah kosong lagi setelah selesai bekerja.

Mata cepat lelah karena cahaya terlalu redup atau silau

Mata cepat lelah bisa terjadi saat ruangan terlalu redup, lampu terlalu terang, atau cahaya memantul ke layar. Lampu utama ruangan biasanya dibuat untuk menerangi ruangan secara umum, bukan khusus untuk membaca, mengetik, atau menatap layar lama. Jadi, sudut kerja kadang tetap butuh cahaya tambahan.

Cek cahaya dari posisi duduk, bukan hanya dari posisi berdiri:

  • Apakah layar terlihat jelas?
  • Apakah ada pantulan cahaya di layar?
  • Apakah catatan atau keyboard cukup terang?
  • Apakah mata terasa cepat lelah setelah beberapa menit?

Tips: letakkan lampu di samping area kerja dan arahkan ke meja, bukan langsung ke mata atau layar. Jika bekerja dekat jendela, sedikit menggeser posisi meja atau laptop bisa membantu mengurangi silau.

Fokus mudah terdistraksi karena area kerja berada di ruangan yang ramai dan sering dipakai bersama

Fokus dalam bekerja rentan terdistraksi saat area kerja berada di tempat yang juga dipakai untuk menonton TV, makan, bermain, atau berkumpul. Penyebabnya mulai dari suara obrolan penghuni rumah (atau berasal dari elektronik), sesekali keluarga lewat di dekat Anda, atau kehadiran barang di sekitar yang bisa membuat distraksi (konsol gaming, TV, radio, dan lain lain). Walau demikian, ada beberapa batasan kecil yang bisa Anda lakukan untuk meminimalisir distraksi tersebut:

  • Gunakan lampu meja sebagai penanda pada diri sendiri jika Anda sedang bekerja.
  • Arahkan kursi kerja menghadap ke sisi yang tenang, seperti dinding ruangan, jendela, maupun sekat ruangan.
  • Jika sewaktu-waktu harus berpindah, simpan barang kerja dalam satu tray atau box untuk pindah ruangan. Hal ini bisa membantu Anda mengurangi beban pikiran untuk kembali mengatur peralatan kerja di sudut tempat yang baru, sehingga bisa langsung bekerja.
  • Sepakati jam kerja tertentu saat Anda butuh waktu sendiri di dalam ruangan.

Tips: batas kecil membantu ruang punya “mode” yang berbeda. Saat kerja, area itu siap dipakai. Setelah selesai, barang kembali rapi dan rumah tidak terus terasa seperti tempat kerja.

Bagaimana menjaga ruang kerja tetap rapi setelah dipakai?

Ruang kerja di rumah lebih mudah dijaga jika barang kerja punya tempat tetap dan meja tidak dibiarkan penuh setelah selesai digunakan. Ini penting kalau sudut kerja Anda juga dipakai untuk makan, bersantai, tidur, atau aktivitas keluarga.

Storage dasar agar sudut kerja lebih mudah dirapikan

tempat-pulpen-DRÖNJÖNS

Tempat alat tulis

Tempat pulpen DRÖNJÖNS

Cocok untuk
alat tulis, gunting kecil, sticky notes, atau barang kecil yang sering dipakai saat bekerja.
Perhatikan
tempat pulpen seperti DRÖNJÖNS cocok untuk sudut meja kerja tetap. Barang kecil jadi lebih mudah diambil tanpa memenuhi permukaan meja.

Lihat tempat pulpen DRÖNJÖNS

VATTENKAR-laptop-stand-storage

Desk organizer

Laptop stand VATTENKAR

Cocok untuk
menyimpan alat tulis, laptop, kabel kecil, earphone, catatan, atau perlengkapan kerja harian di satu tempat.
Perhatikan
untuk menaruh pensil, pulpen dan perlengkapan kecil lainnya baiknya memiliki wadah/tray sendiri sebelum diselipkan di dalam laci storage ini.

Lihat stand VATTENKAR

SÄTTING-kotak-pengatur-kabel

Pengatur kabel

Kotak kabel SÄTTING

Cocok untuk
merapikan charger, kabel laptop, adaptor, atau stop kontak kecil di dekat area kerja.
Perhatikan
kotak pengatur kabel seperti SÄTTING membantu jika sudut kerja sering terlihat penuh karena kabel. Kabel yang lebih rapi juga membuat meja terasa lebih lega.

Lihat kotak kabel SÄTTING

kotak-KACKLA-perlengkapan-kerja-kecil-laci-rak

Kotak untuk laci atau rak

Kotak KACKLA

Cocok untuk
menyimpan charger, alat tulis, earphone, notebook kecil, atau perlengkapan kerja yang ingin disimpan di laci.
Perhatikan
kotak seperti KACKLA cocok untuk meja kerja tetap atau meja makan yang dipakai bergantian. Setelah selesai bekerja, barang bisa masuk ke kotak atau laci agar meja kembali bersih.

Lihat kotak KACKLA

Simpan barang kerja di storage yang sama

Barang kerja seperti charger, alat tulis, notebook, dan dokumen sebaiknya kembali ke tempat yang sama setelah dipakai. Untuk meja kerja tetap, gunakan laci kecil, rak meja, atau organizer. Untuk yang sering berpindah tempat, gunakan tray, pouch, atau box ringan yang mudah dibawa.

Dengan cara ini, Anda tidak perlu mencari barang kerja dari beberapa sudut rumah keesokan harinya. Semuanya sudah punya tempat pulang.

Sisakan ruang kosong di meja

Meja yang tidak terlalu penuh membuat laptop, mouse, dan tangan punya ruang gerak. Barang yang jarang dipakai tidak harus selalu ada di meja. Simpan di laci, box, rak, atau organizer agar permukaan meja tetap lega.

Jika meja juga dipakai untuk makan atau aktivitas keluarga, kosongkan kembali setelah selesai bekerja. Sederhana, tapi membantu meja kembali ke fungsi awalnya.

Buat tanda kecil bahwa waktu kerja sudah selesai

Tanda kecil bisa membantu menutup hari kerja, terutama jika ruang kerja berada di kamar, ruang keluarga, atau meja makan. Misalnya, matikan lampu kerja, tutup laptop, rapikan kabel, kembalikan kursi, lalu simpan perlengkapan ke box.

Preferensi Anda bekerja yang menentukan dimana area kerja paling nyaman di rumah

Menata workspace di rumah bisa dimulai dari sudut yang paling sering dipakai untuk bekerja. Cek hal-hal yang langsung terasa: apakah meja cukup untuk laptop, kursi terasa stabil, cahaya tidak membuat mata cepat lelah, dan barang kerja mudah dirapikan setelah selesai.

Kalau satu sudut sudah terasa lebih siap, kerja dari rumah biasanya ikut terasa lebih ringan. Mulai dari satu titik dulu, lalu sesuaikan perlahan dengan rutinitas kerja dan kebutuhan rumah.

FAQs: Cara menata ruang kerja di rumah

Bisa, selama barang kerja mudah dipindahkan setelah selesai. Gunakan tray, pouch, atau box kecil untuk charger, notebook, alat tulis, dan aksesori laptop. Setelah kerja selesai, semuanya bisa masuk kembali ke satu tempat, jadi meja makan tetap bisa dipakai untuk makan atau berkumpul.
Mulai dari titik kerja yang paling sering Anda pakai, lalu cek meja, kursi, cahaya, storage, dan batas area. Jika belum punya ruang khusus, sudut kamar, sisi ruang tamu, area dekat jendela, atau meja makan tetap bisa jadi tempat kerja yang nyaman jika mudah dipakai dan mudah dirapikan.
Meja kerja lebih mudah rapi jika barang kerja punya tempat tetap. Simpan charger, alat tulis, dokumen, dan perangkat kecil di tray, pouch, laci, atau box. Sisakan permukaan kosong untuk laptop dan gerak tangan agar meja tetap nyaman dipakai lagi esok hari.

Mulai dari sudut kerja yang paling sering Anda pakai

Ingin lebih banyak ide untuk ruang kerja di rumah?