Kenali arti simbol, kode angka, dan label pada kemasan plastik agar tepat guna

Kemasan plastik menjadi primadona dalam kehidupan sehari-hari. Tersedia dalam berbagai macam bentuk dan ukuran menjadikan kemasan plastik sebagai media penyimpanan yang mudah dan praktis. 

Beragam jenis produk pun menggunakan wadah berbahan plastik sebagai kemasannya, seperti deterjen, sampo dan sabun mandi cair, bumbu dapur, hingga produk makanan dan minuman, juga beragam jenis produk lainnya. 

Kemasan plastik juga sering digunakan di kalangan rumah tangga, biasanya untuk menempatkan hidangan masakan juga untuk membawa bekal makanan dan minuman saat bepergian. Namun, tak semua jenis kemasan plastik aman digunakan untuk mewadahi makanan dan minuman. 

Sebelum mengenal lebih jauh jenis-jenis kemasan plastik, kenali arti simbol, nomor, dan keterangan pada kemasan plastik terlebih dahulu. Simak ulasannya berikut ini ya.
 

Arti simbol segitiga pada kemasan plastik

Biasanya pada kemasan plastik terdapat simbol segitiga yang terdiri atas 3 garis berbentuk anak panah yang saling mengikuti. Nah, simbol ini memiliki arti daur ulang. Apabila kemasan plastik sudah tidak digunakan lagi, maka sebaiknya kemasan plastik tersebut didaur ulang agar dapat bermanfaat dalam pembuatan berbagai macam peralatan yang menggunakan plastik sebagai bahan bakunya. 

Tentu hal ini merupakan upaya untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan agar tidak tercemar sampah plastik, karena plastik itu sendiri tergolong ke dalam jenis sampah non-organik yang sulit diurai oleh alam.
 

Arti kode angka pada kemasan plastik

Tepat berada di tengah simbol segitiga terdapat kode angka, mulai dari kode angka 1 sampai 7 tergantung dengan jenis plastik yang digunakan oleh setiap kemasan plastik. Kode angka ini disebut Resin Identification Code (RIC) yang dicetuskan oleh Plastics Industry Association pada tahun 1988. 

Kode angka RIC yang biasanya terletak di bawah botol atau kemasan plastik, berfungsi untuk mengklasifikasikan jenis plastik agar pemanfaatan dan proses daur ulangnya tepat, sehingga aman untuk digunakan dan proses daur ulang menjadi lebih efisien.

Berikut ini merupakan jenis plastik berdasarkan kode angka RIC:
  1. kode angka 1 merupakan jenis plastik Polyethylene Terephthalate atau yang disingkat PETE / PET;
  2. kode angka 2 merupakan jenis plastik High Density Polyethylene atau yang disingkat HDPE / PEDH;
  3. kode angka 3 merupakan jenis plastik Polyvinyl Chloride atau yang disingkat PVC / V;
  4. kode angka 4 merupakan jenis plastik Low Density Polyethylene atau yang disingkat LDPE / PELD;
  5. kode angka 5 merupakan jenis plastik Polypropylene atau yang disingkat PP;
  6. kode angka 6 merupakan jenis plastik Polystyrene atau yang disingkat PS; dan
  7. kode angka 7 merupakan jenis plastik Other atau yang disingkat O. Terdapat empat jenis plastik yang tergolong sebagai jenis plastik dengan kode angka 7, yaitu Styrene Acrylonitrile (SAN), Acrylonitrile Butadiene Styrene (ABS), Polycarbonate (PC), dan nilon.
Dari 7 jenis plastik di atas, PET, PE dan PP adalah tiga dari jenis plastik yang digunakan pada produk IKEA, dan semuanya mematuhi standar hukum dan keselamatan yang paling ketat.
 

Arti label pada kemasan plastik

Selain simbol segitiga dan kode angka RIC, pada sejumlah kemasan plastik juga mencantumkan beberapa label, salah satunya adalah BPA Free. Label BPA Free mengartikan bahwa pada kemasan plastik tersebut tidak terdapat kandungan zat kimia yang bernama Bisphenol A (BPA). 

Kandungan BPA biasanya terdapat pada jenis plastik polycarbonate dan lapisan kaleng anti karat bernama resin epoxy. Ada juga label Food Grade Plastic pada sejumlah kemasan plastik yang mengartikan bahwa kemasan plastik tersebut aman digunakan untuk menyimpan makanan termasuk minuman
 

Kembali ke atas
cross